Senin, 27 Juni 2011
Asal Mula Pensil
Pensil atau pencil dalam bahasa Inggris berasal dari kata “penicillus” (bahasa latin) yang berarti ekor kecil. Pensil biasanya terbuat dari grafit (bagian arang) dan luarnya dilapisi dengan kayu. Tapi sekarang ada pensil mekanik yang menggunakan grafit isi ulang yang tidak perlu diraut.
Penggunaan grafit sebagai bahan pensil berawal dari ditemukannya bahan tambang grafit dalam jumlah besar di Borrowdale, sebuah lembah di Lake Districk di daerah Inggris bagian utara pada 1564.
Pembuatan pensil secara massal pertama kali dilakukan di Nuremberg, Jerman pada tahun 1662. Sejak saat itu, berbagai industri pensil bermunculan. Sayangnya, grafit yang dipakai saat itu masih bersifat lunak dan mengotori tangan.
Pada tahun 1795, seorang ahli kimia asal Perancis, Nicolas Jacques Contѐ menemukan bahan pensil yang lebih baik dengan cara mencampurkan grafit dengan tanah liat. Hasilnya pensil lebih keras, praktis, dan tidak mengotori tangan.
Untuk menghapus goresan pensil maka dibuatlah penghapus karet. Pada 30 Maret 1858, pensil dengan ujung penghapus pernah dipatenkan oleh Hymen Lipman dari Pennsylvania, Philladelpia, Amerika Serikat. Namun, paten ini dibatalkan karena tidak ada penemuan terbaru dari pensil tersebut.
Kini miliaran pensil diproduksi di seluruh dunia. Sebaiknya, kita bisa menggunakan pensil dengan hemat karena, salah satu bahan pembuatan pensil yaitu kayu beerasal dari pohon.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar